Kisah Hatim al Ashom
Hatim al Ashom adalah salah seorang yang arif dan bijaksana. Belia
bertempat tinggal di suatu perkampungan dengan mendirikan toko di rumahnya.
Pada suatu saat ada seorang wanita sedang berjalan menuju tokonya
dan rupanya wanita akan berbelanja. Sambil memeriksa barang-barang dagangannya
Pak Hatim al Ashom menunggu kedatanga seorang wanita itu. Sesampainya di dekat
toko tiba-tiba wanita tersebut mengeluarkan kentut yang besar dan keras
suaranya. Mendengar suara kentut yang besar itu Pak Hatim amat terkejut dan
heran, dalam hatinya ia berkata, “Orang wanita kok bisa kentut sekeras itu.”
Setelah wanita itu melihat Pak Htim sedang berada di tokonya lansung wanita itu
kelihatan pucat wajahnya, cemas dan malu, dalam hatinya berkata, “Wah, pasti
kentutku tadi didengar oleh Pak Hatim, orang yang sangat arif dan alim itu.”
Pak Hatim al Asham adalah orang yang sangat arif, alim dan
bijaksana, untuk menjaga kehormatan orang lain dan memulihkan rasa cemas dan
pucat pada wanita itu Pak Hatim berpura-pura tuli. Dipanggil beberapa kali oleh
wanita itu beliau tidak menoleh hanya tetap pura-pura menghitung barang
dagangannya seakan-akan beliau tidak mendengar apa-apa. Kemudian wanita itu
memanggilnya dengan suara yang amat keras hingga melebihi suara kentutnya
barulah Pak Hatim menoleh, dalam hati wanita itu berkata, “Wah, dasar orang
tuli dipanggil berkali-kali tidak mendengar. Tentu saja dengan adanya sikap Pak
Hatim seperti itu wanita tersebut hilang rasa cemas dan rasa malunya dalam
wajahnyapun juga tidak kelihatan pucat.
Sejak itulah Pak Hatim dipanggil dengan sebutan HATIM AL ASHOM yang
artinya Pak Hatim yang tuli.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar